_____________________________________________________________________________________
CORNELIS DREBBEL
MANUSIA “KAPAL SELAM”
DUNIA
Nama :
Cornelis Jacobszoon Drebbel, Cornelius van Drebbel
Lahir : 1572. Alkmaar, Belanda
Wafat : 7 November 1633, London, Britania Raya
Kebangsaan :
Belanda
Pekerjaan : Ilmuwan, Seniman, Insinyur, Dan Penemu.
Orang tua :
Jacob Janszoon Drebbel
Pasangan :
Sophia Jansdochter Goltzius (m. 1595)
Hasil Penemuan dan Karya :
1. Pompa Hidrolik dan Air Mancur salah
satunya di Istana Inggris (Tahun1598)
2.
Jam,
sumber energi berasal dari perbedaan tekanan atmosfer dan temperatur (Tahun1598)
3.
Kapal
Selam berpenumpang (Tahun 1620)
4.
Piano
dengan penggerak tenaga matahari
5.
Semacam lampion Sihir
6.
Kamera
Obsecura
7.
Berbagai
Jenis Mikroskop dan Teleskop
8.
Inkubator
untuk telur ayam
9.
Termostat
yang menjaga inkubator agar mempunyai suhu yang tetap
10. Termometer
KISAH HIDUP:
Canggihnya berbagai jenis dan type kapal selam yang
ada saat ini, tentu tidak lepas dari jasa seorang warga negara Belanda bernama
Cornelius van Drebbel 4 abad silam.
·
Terlahir
di sebuah kota kecil yaitu Alkmaar, tepatnya pada tahun 1572, Dia memulai kisah
hidupnya seperti layaknya seorang warga negara biasa. Setelah mengenyam
pendidikan di kota tersebut selama beberapa tahun, kemudian akhirnya dia
memutuskan untuk mengambil studi akademi di Harleem, dimana masih berdekatan
letaknya dengan Belanda ( Utara Belanda ). Disinilah kemudian Dia mengenal
guru-guru yang memberinya ketrampilan sehingga akhirnya Diapun menjadi seorang
pemahat yang terampil.
·
Guru
di Akademinya adalah Hendrick Goltzius (pemahat, pelukis dan humanis), Karel
van Mander (pelukis, penulis, humanis) dan Cornelis Corneliszoon dari Haarlem
·
Drebbel
menikah dengan salah satu adik gurunya di akademi (adik Hendrick), bernama Sophia Jansdochter
Goltzius pada tahun 1595, dan dari pernikahan ini Dia dikarunia 4 orang anak.
·
Pada
tahun1598, Drebbel dianugrahi dua buah paten.. Yang pertama adalah untuk pompa
hidrolik dan air mancur, dan kedua adalah sebuah jam yang sumber energinya
berasal dari perbedaan tekanan atmosfer dan temperatur
· Pada saat
itu ia berada di Middelburg, tepatnya ketika membangun sebuah air mancur
yang berada di daerah Noorderpoort, dia bertemu dengan Hans Lippershey seorang
ahli konstruktor teleskop, yang kemudian mengajarinya keahlian grinding lensa
serta optik
· Atas undangan dari Raja James I, Drebbel
pada tahun 1604 memutuskan untuk pindah ke Inggris. Di negara tersebut, dia
kemudian bekerja pada sebuah kantor pengadilan
·
Pada
tahun 1610 Drebbel dan keluarga diundang untuk datang ke istana Kaisar Rudolf
II di Praha.
·
Setelah
kematian Rudolf pada tahun 1612, Drebbel kembali ke London, Inggris. Sayangnya
pelindungnya pangeran Henry meninggal dan Drebbel kesulitan keuangan
·
Pada
tahun 1619 Drebbel merancang dan membangun teleskop dan mikroskop dan terlibat
dalam sebuah proyek bangunan untuk Duke of Buckingham. William Boreel , Duta
Besar Belanda untuk Inggris, menyebutkan mikroskop yang dikembangkan oleh
Drebbel.
·
Pada
tahun 1620, Drebbel menampilkan temuannya yang paling terkenal ke Raja James I
dari Inggris, yaitu sebuah kapal selam berpenumpang
·
Menjelang
akhir hidupnya, pada tahun 1633, Drebbel terlibat dalam rencana untuk
mengalirkan Fens sekitar Cambridge, ketika tinggal di dekat-kemiskinan
menjalankan rumah ale di Inggris. Dia meninggal di London.
Hasil Karya Utama :
Dalam hidupnya Cornelius menyumbang banyak karya yang
sangat bermanfaatbagi dunia. Namun, yang membuat Cornelius sangat terkenal
adalah penemuannya berupa kapal selam berawak/berpenumpang manusia.
·
Pada
awalnya yang telah membuat sketsa kapal selam adalah Leonardo da Vinci pada
tahun 1452 sampai 1519
·
Sebelum
kapal selam itu di buat Drebbel, seorang temannya bernama William Bourne
merancang rencana untuk membuat kapal tersebut pada tahun 1578, namun tidak
berhasil
·
Karena
mengalami kesulitan keuangan setibanya di London, membuat Drebbel harus memutar
otak demi mendapatkan penghasilan. Kemudian mulailah dia memperhatikan
sketsa-sketsa kapal selam yang dibuat oleh Leonardo Da Vinci dan juga sketsa
rancangan pembuatan kapal tersebut yang dibuat oleh William Bourne (1578). Secara
perlahan dia mulai mempelajari konsep sketsa yang dianggapnya unik tersebut,
dan kemudian bertekad untuk mewujudkannya.
·
Standar
pembangunan yang digunakan tetap menggunakan sketsa Bourne, yaitu dengan
menggunakan prinsip bila kapal selam dapat tenggelam jika tangki di isi dengan
air. Saat kapal akan dinaikan ke permukaan, maka tangki harus dikosongkan
terlebih dahulu
·
Selain
itu, Drebbel juga menggunakan Hukum Archimedes untuk menyempurnakan wujud
keinginannya tersebut
·
Menurut
deskripsi pengamat, kapal tersebut terbuat seperti perahu kayu yang memiliki
atap, terbungkus dengan kulit tahan air, sebuah katup tahan air sebagai pintu
masuk di bagian tengah, sebuah baling-baling, dan beberapa dayung
·
Kapal
selam tersebut bergerak dengan kayuh bertenaga manusia, air dapat dipompa
keluar masuk tabung di dalam kapal selam agar kapal tersebut mampu tenggelam
dan mengambang
·
Bagaimana
Drebbel mempertahankan oksigen di dalam kapal selam merupakan sebuah misteri,
diperkirakan ia membuat oksigen dengan memanaskan natrium nitrat dan
menggunakan ion hidroksida untuk menyerap karbon dioksida.
·
Drebbel
juga berimprovisasi dengan bentuk kapal selam itu sendiri, dimana desain
bentuknya menyerupai dua buah kapal atau perahu yang disusun bertumpukan, dan
kemudian untuk menutup pinggirannya agar kedap air digunakan kulit.
·
Terdapat
juga dayung disisi kanan kiri kapal sebagai penggerak yang direkatkan dengan badan kapal sehingga
tidak sampai membuat air masuk dari sana
·
Bahan
kapal yang dibuat dari rangka kayu dan juga kulit binatang serta lapisan dari
bahan waterproof (kulit) membuat kapal ini menjadi kapal selam yang paling tua.
·
Van
Drebbel juga membungkus kayu dasar kapal dengan bahan waterproof dan dayung
perahu dengan kulit
·
Penambahan
tabung udara dilakukan van Drebbel untuk menyediakan oksigen
·
Perjalanan
pertamanya dilakukan bersama 12 pendayung di Sungai Thames. Dalam uji coba
tersebut, kapal itu berhasil menyelam sedalam 360-450 cm di bawah Sungai
Thames, London, selama 2-3 jam.
·
Setelah
sukses dengan percobaan pertama, kemudian Drebbel mulai memodifikasi bentuk
kapal selam tersebut. Tercatat, model terakhir yang dibuatnya bisa menampung
hingga 16 penumpang dan mampu berlayar selama tiga jam mulai dari Westminster
hingga Greenwich bolak balik. Bentuknya dibuat menyerupai cerutu dan
menggunakan teknologi hidrodinamika yang bisa mengurangi hambatan saat menyelam
·
Kapal
selam tersebut memiliki kecepatan mencapai 18 km/ jam. Sekarang ini kapal selam
buatan Drebbel sudah mulai untuk di kembangkan demi tujuan militer
·
Kapal
tersebut terus dikembangkan supaya dapat menjadi kapal selam perang, hal
tersebut tentunya sangat bertolak belakang dengan keinginan Drebbel saat
membangun kapal selam. Karena ia tidak menginginkan kapal selam buatannya
berubah menjadi alat pembunuh sesama manusia
Pelajaran Yang Bisa
Dipetik Dari Sosok Cornelius
Banyak pelajaran hidup yang dapat kita petik dari
sosok Conelius Dreeble. Sosok yang merupakan pelopor banyak sekali penemuan
yang penting dalam kehidupan manusia. Sosok yang pantang menyerah walu dalam
keadaan yang terpuruk. Contohnya saat ia teruruk dan jatuh dalam kemiskinan ia
masih terus memutar otak agar dapat memperoleh penghasilan. Alhasil ia “melanjutkan”
pengembangan kapal selam yang dulu di gagas oleh Leonardo Da Vinci dan memakai
ilham perancangan awal dari William Bourne. Dan dalam keadaan mendesak itu ia
bisa merealisasikan rancangan kapal selam pertama di dunia. Berawal dari
rancangan pertama Cornelius terus berinovasi untuk menciptakan rancangan kapal
selam yang lebih baik. Ia juga termasuk oarang yang senang belajar dibuktikan
dari saat ia belajar di tempat asalnya Alkmaar, lalu
setelah berjalan beberapa tahun ia memeutuskan untuk mengambil studi akademi di Harleem dan menjadi pemahat
yang handal dan berjiwa seni tinggi. Selain itu Cornelius juga merupakan orang
yang cinta damai hal itu dapat dilihat dari pengalamannya yang pernah bekerja
di pengadilan dan dari pernyataanya yang menerangkan bahwa iya sangat kecewa
karena penemuannya digunakan untuk pertempuran dan memburu manusia, padahal
Cornelius menciptakan kapal selam dengan tujuan Utama untuk ke makmuran dan
memudahkan kehidupan manusia.
Pengalaman yang dapat di petik antara lain :
· Cornelius merupakan pelopor dari banyak
penciptaan alat di dunia. Berkat beliau banyak manusia terbantu. Sebisanya kita
hidup bisa bermanfaat bagi bnya manusia dengan menjadi penemu maupun pelopor
suatu penemuan. Atau jika itu di pandang terlalu berat setidaknya kita bisa
menjadi pelopor bagi diri sendiri agar bisa hidup bermanfaat bagi banyaraak
lain.
· Cornelius adalah orang yang tidak mudah
putus asa. Di tengah engah keadaan terpuruk iya masih bisa menciptakan penemuan
besar berupa kapal selam dan ia idak lart dalam kesedihan. Jika kita berada
dalam keadaan terpuruk seharusnya kita tidak boleh lebih terpuruk atau bahkan
sedih. Malah kita harus bangkit dan melakukan banyak inovasi agar cepat keluar
dari keadaan terpuruk itu.
· Cornelius juga adalah orang yang suka belajar
buktinya iya rela pergi keluar kota kelahirannya unuk menempuh jenjang
pendidikan yang lebih. Kitapun juga harus memiliki semanagat belajar yang gigih
seperti Cornelius tidak pantang menyerah dan mengejar pendidikan sampai ke
negri sebrang jika mampu.
· Cornelius merupakan orang yang cinta damai
karena menginginkan penemuannya di gunakan untuk kebaikan manusia tidak untuk
menghancurkan maupun sebagai alat perang. Layaknya Cornelius kita harus cinta
damai dan saling menyayangi antar umat manusia. Dan apabila kita akan membuat
suatu penemauan buatlah penemuan itu nantinya memberika lebih banyak dampak
positiv dari pada dampak negatif untuk kelangsungan hidup manusia.
________________________________________________________________________________________________________________
Daftar Pustaka
·
http://en.wikipedia.org/wiki/Cornelis_Drebbel
Tidak ada komentar:
Posting Komentar